┏📚🍃━━━━━━━━━┓
*Kuliah Studi Islam (KSI)*
┗━━━━━━━━━🖊✉️┛
*Paket : 23*
*Bab : 12*
*Judul : KISAH ABU LAHAB*
===📚===
بِسْــــــــــــــــــمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
Paman Nabi yang hidup di masa kerosulan ada empat orang. Dua orang beriman kepada risalah Islam dan dua lainnya kufur bahkan menentang. Dua orang yang beriman adalah Hamzah bin Abdul Mutholib dan al-Abbas bin Abdul Mutholib radhiallahu ‘anhuma. Satu orang menolong dan menjaganya, tidak menentang dakwahnya, namun ia tidak menerima agama Islam yang beliau bawa. Dia adalah Abu Tholib bin Abdul Mutholib. Dan yang keempat adalah Abdul Uzza bin Abdul Mutholib. Ia menentang dan memusuhi keponakannya. Bahkan menjadi tokoh orang-orang musyrik yang memerangi beliau. Nama terakhir ini kita kenal dengan Abu Lahab. Al-Qur’an mengabadikannya dengan nama itu.
Lahab artinya api. Karena Abdul Uzza memiliki wajah yang tampan dan putih kulitnya. Sehingga ketika marah, rona wajahnya berubah menjadi merah layaknya api. Dengan kun-yahnya inilah Al-Qur’an menyebutnya, bukan dengan nama aslinya.
Abu Lahab adalah sosok yang mapan, putih kulitnya, tampan dan sangat cerah wajahnya. Namun, harta yang banyak dan paras yang rupawan tidak ada artinya tanpa keimanan. Alloh hinakan dia dengan mencatatnya sebagai seorang yang celaka. Dan dibaca oleh manusia hingga hari kiamat dalam surat al-Masad. Rosululloh bersabda, _“Sesungguhnya Alloh tidak melihat pada bentuk rupa dan harta kalian. Akan tetapi, Alloh hanyalah melihat pada hati dan amalan kalian.”_ *(HR. Muslim)*
Abu Lahab mati 7 hari setelah Perang Badar. Ia menderita bisul-bisul di sekujur tubuh. Mayatnya terlantar selama tiga hari karena tak ada seorang pun yang mau mendekat. Karena malu, keluarganya menggali lubang kemudian mendorong tubuh Abu Lahab dengan kayu panjang hingga masuk ke lubang itu. Kemudian mereka lempari makamnya dengan batu hingga jasadnya tertimbun. Tidak ada seorang pun yang mau membopong mayitnya, karena takut tertular penyakit. Ia mati dengan seburuk-buruk kematian.
Istri Abu Lahab adalah Ummu Jamil Aura. Nama yang tak seindah karakter aslinya. Ia diabadikan dalam surat al-Masad sebagai wanita pembawa kayu bakar. Perlakuannya amat buruk terhadap Rosululloh. Ia taruh kayu dan tumbuhan berduri di jalan yang biasa dilewati Rosululloh di malam hari agar Nabi shollallohu ‘alaihi wasallam tersakiti. Ia tak kalah buruk dengan suaminya.
============================
*MEDIA LEMBAGA STUDI ISLAM*
Website : www.elsihasmi.com
Facebook : http://facebook.com/elsimedia
Telegram : https://t.me/lembagastudiislam
Instagram : Instagram.com/elsimedia.id/
YTube : www.youtube.com/elsimedia