┏📚🍃━━━━━━━━━┓
*Kuliah Studi Islam (KSI)*
┗━━━━━━━━━🖊✉️┛
*Paket : 22*
*Bab : 23*
*Judul : ILMU HIKMAH DAN SAREAT*
===📚===
بِسْــــــــــــــــــمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
Kata hikmah mempunyai dua arti. Arti umumnya adalah ketepatan, menentukan sesuatu dengan tepat, meletakkan sesuatu di tempatnya, memberi kadar yang tepat untuk setiap sesuatu. Arti khususnya yang sering disebutkan di dalam al-Qur’an adalah hadis-hadis Nabi yang mana hadis-hadis itu adalah wahyu dari Alloh ta’ala.
Adapun pada realitanya, kata-kata “al-hikmah” banyak dipakai oleh mereka yang memuja setan dengan berkedok sebagai orang sholih, khususnya sebagai para pemimpin keagamaan untuk membungkus ilmu sihir mereka dengan kata-kata yang syar’i.
Para penipu tersebut menamakan diri mereka ahli hikmah, tetapi pada hakikatnya mereka adalah para tukang sihir yang memuja setan untuk mendapatkan ilmu sihir itu dengan melakukan amalan-amalan kesyirikan.
Adapun kata sareat berasal dari kata syariat dalam bahasa Arab yang berarti hukum-hukum atau ketentuan-ketentuan, khususnya hukum-hukum Islam.
Para ahli hikmah tersebut menamakan usaha (ikhtiar) mereka yang sebenarnya adalah sihir dengan nama sareat. Dengan menggunakan nama “sareat” tersebut sebenarnya tujuannya adalah untuk membungkus kesyirikan sihir yang mereka lakukan.
Banyak sekali bentuk-bentuk sihir yang dibungkus dengan nama ilmu hikmah dan sareat dengan tujuan pengelabuan. Di antara yang banyak menggunakan nama ahli hikmah adalah dalam pengobatan alternatif, pengobatan ghaib atau pengobatan jarak jauh.
Banyak orang tertipu dengan berbagai pengobatan alternatif yang dibungkus dengan nama ilmu hikmah, karena ahli hikmah tersebut menyarankan untuk syahadat atau puasa atau sholat tertentu, termasuk amalan zikir tertentu. Hal ini yang membuat pasien semakin yakin bahwa itu dari Islam. Selanjutnya, barulah ia menggunakan ajian andalannya, yang inilah inti sihirnya.
Jika memang intinya bacaan-bacaan atau zikir-zikir itu benar, maka seharusnya bisa diamalkan dimanapun, kapanpun, tanpa syarat-syarat yang biasanya menyulitkan dan tidak masuk akal. Apalagi ditambah adanya praktek yang jelas maksiat, seperti praktek dilakukan berdua-duaan di dalam ruangan khusus dan syarat-syarat menyimpang lainnya. Bahkan tidak jarang menyebabkan pasien tidak sadarkan diri dan tidak mengetahui apa yang terjadi padanya.
Oleh karena itu, mari kita belajar agama Islam dengan benar. Dengan ini kita bisa mengetahui mana amalan yang sesuai syariat atau tidak. Sehingga kita bisa mengambil sikap yang benar.
============================
*MEDIA LEMBAGA STUDI ISLAM*
Website : www.elsihasmi.com
Facebook : http://bit.ly/Lembaga_Studi_Islam
Telegram : https://t.me/lembagastudiislam
Instagram : Instagram.com/elsimedia.id/
YTube : www.youtube.com/elsimedia