Kamis, 25 Februari 2021

Ahmadiyah

┏📚🍃━━━━━━━━━┓
    *Kuliah Studi Islam (KSI)*
┗━━━━━━━━━🖊✉️┛
*Paket  : 20*
*Bab      : 21*
*Judul    : AHMADIYAH*

===📚===

بِسْــــــــــــــــــمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

*Agama Ahmadiyah* dipelopori oleh Mirza Ghulam Ahmad di India. Mirza dianggap sebagai nabi yang disejajarkan dengan Nabi Isa ‘alaihissalam, Nabi Musa ‘alaihissalam dan Nabi Daud ‘alaihissalam. Agama ini bermaksud untuk menyaingi Kenabian Muhammad shollallohu ‘alaihi wasallam. Ahmadiyah masuk Indonesia tahun 1935 dan tersebar. Di Indonesia pusatnya sekarang di Parung Bogor. Ahmadiyah termasuk agama baru yang mengatasnamakan agama Islam. Ahmadiyah mempunyai media berupa majalah Nur Islam (sebagai pengganti Sinar Islam yang telah dilarang oleh MUI). 

➡️ Di antara pokok-pokok ajaran Ahmadiyah: 

a.  *Mirza Ghulam Ahmad diyakini sebagai Nabi dan Rosul yang ke 26*, utusan Alloh yang menerima wahyu. Firman Alloh yang menyatakan “Muhammad sebagai penutup para Nabi” dalam surat al Ahzab ayat 40, mereka ingkari dan mereka merubah maknanya menjadi “Muhammad adalah cincin para Nabi”.

b.  *Kitab suci mereka bernama Tadzkiroh*. Kitab ini lebih tebal dari al Qur’an yang ada pada kaum muslimin. Isinya memutarbalikkan ayat-ayat suci Al-Qur'an, ayat yang awal diputar ke belakang, ayat yang satu disambung ayat lainnya sesuai dengan selera nabi mereka (Mirza Ghulam Ahmad). Sedikitnya terdapat 339 ayat Al-Qur’an yang dipalsukan olehnya. 

c.  Meyakini bahwa *kitab suci yang Alloh turunkan* ke dunia kepada para nabi dan rasul-Nya *ada lima*, yaitu ditambah at Tadzkiroh yang diturunkan kepada Mirza Ghulam Ahmad. Wahyu tetap turun sampai hari kiamat begitu juga Nabi dan Rasul diutus sampai hari kiamat. 

d.  *Meyakini bahwa tanah suci* dan tempat menunaikan ibadah haji, selain di Mekah (Kabah), juga *di Rabwah dan Qadian India*. Mereka meyakini bahwa Qadian di India adalah tempat suci selain Makkah al-Mukarromah dan Madinah al-munawarroh, karena menurutnya Alloh ta’ala telah memilih tempat tersebut untuk menurunkan wahyu-wahyu-Nya yang diturunkan kepada Mirza Ghulam Ahmad. Ibadah haji ke Mekah tanpa haji ke Qadian adalah haji yang kering lagi hampa.

e.  Wanita Ahmadiyah haram menikah dengan laki-laki bukan Ahmadiyah, tetapi sebaliknya boleh. 

f.  Tidak boleh sholat bermakmum di belakang orang yang bukan Ahmadiyah. 

Berdasarkan fatwa MUI dalam sidang komisi Fatwa MUI VII Tahun 2005 menetapkan di antaranya: Fatwa yang mengharamkan aliran Ahmadiyah. 

============================
*MEDIA LEMBAGA STUDI ISLAM*

Website    : www.elsihasmi.com
Facebook : http://bit.ly/Lembaga_Studi_Islam
Telegram  : https://t.me/lembagastudiislam
Instagram : Instagram.com/elsimedia.id/
YTube        : www.youtube.com/elsimedia

Jabariyah

┏📚🍃━━━━━━━━━┓
    *Kuliah Studi Islam (KSI)*
┗━━━━━━━━━🖊✉️┛
*Paket  : 20*
*Bab      : 20*
*Judul    : JABARIYAH*

===📚===

بِسْــــــــــــــــــمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

*Jabariyah* adala suatu aliran yang berpendapat bahwa manusia itu di dalam perbuatan terpaksa, artinya perbuatan manusia itu pada hakikatnya adalah perbuatan Alloh. Jadi, dalam paham ini manusia betul-betul tidak mempunyai kemerdekaan dalam menentukan kehendak dan dalam melakukan perbuatan, tetapi perbuatan itu dalam keadaan terpaksa. Aliran ini kebalikan dari aliran Qodariyah.

Paham ini diperkenalkan pertama kali oleh *Ja’d bin Dirham* dan disebarluaskan oleh *Jahm bin Shofwan*. Jahm bin Shofwan ditangkap dan dieksekusi mati. Dia terlibat dalam pemberontakan yang dipimpin Syuraih bin Haris, melawan Dinasti Bani Umayyah. 

Indikasi benih-benih paham Jabariyah sebenarnya sudah ada sejak zaman Nabi shollallahu ‘alaihi wasallam ketika beliau melarang salah seorang sahabat yang berdebat tentang masalah takdir agar terhindar dari penafsiran salah ayat-ayat tentang takdir.

➡️ Jabariyah terbagi atas dua kelompok utama yaitu:

a.  *Jabariyah murni atau ekstrim*, yang dibawa oleh Jahm bin Shofwan. Paham ini beranggapan bahwa manusia tidak bisa berkehendak atas dirinya, atas apa yang akan dilakukan di dunia. Semua sudah diatur oleh tangan Tuhan tanpa ada kaitannya dengan manusia. Manusia dipaksa, sama dengan gerak yang diciptakan Tuhan dalam benda-benda mati. Oleh karena itu manusia dikatakan "berbuat" bukan dalam arti sebenarnya, tetapi dalam arti majazi atau kiasan. Apabila ada manusia yang berbuat dosa seperti mencuri, membunuh dan lain-lain itu berarti juga paksaan. Perbuatan dosa tersebut bukan kehendak sendiri tapi karena sudah timbul pada qodho dan qodar, dan Tuhan telah memaksa untuk berbuat demikian. 

b.  *Jabariyah Moderat*, yang dibawa oleh Al-Husain bin Muhammad Al-Najjar, ia memiliki pengikut yang bernama An-Najariyyah atau Al-Husainiyah. Al-Husain bin Muhammad Al-Najjar mengatakan bahwa Alloh ta’ala berkehendak artinya bahwa dia tidak terpaksa atau dipaksa. Alloh ta’ala adalah pencipta dari segala bentuk perbuatan manusia meliputi baik buruknya manusia tetapi manusia memiliki andil untuk mewujudkan perbuatan itu, tenaga yang diciptakan dalam diri manusia mempunyai efek untuk mewujudkan perbuatannya.
 
Jabariah adalah sekte yang menyimpang dari akidah Islam yang benar. Oleh karena itu, wajib bagi kita untuk menjauhi dan menjaga diri aqidah dan pemikiran tersebut.

============================
*MEDIA LEMBAGA STUDI ISLAM*

Website    : www.elsihasmi.com
Facebook : http://bit.ly/Lembaga_Studi_Islam
Telegram  : https://t.me/lembagastudiislam
Instagram : Instagram.com/elsimedia.id/
YTube        : www.youtube.com/elsimedia

Qodariyah

┏📚🍃━━━━━━━━━┓
    *Kuliah Studi Islam (KSI)*
┗━━━━━━━━━🖊✉️┛
*Paket  : 20*
*Bab      : 19*
*Judul    : QODARIYAH*

===📚===

بِسْــــــــــــــــــمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

*Pengertian Qodariyah* secara bahasa berasal dari bahasa Arab, yaitu ‘qodaro’ yang bemakna kemampuan dan kekuatan. Adapun *secara istilah* adalah suatu aliran yang percaya bahwa segala tindakan manusia tidak dikendalikan oleh Alloh, namun manusia sendirilah yang menakdirkan amalan perbuatannya. Aliran-aliran ini berpendapat bahwa tiap-tiap orang adalah pencipta bagi segala perbuatannya, ia dapat berbuat sesuatu atau meninggalkannya atas kehendaknya sendiri. 

Dalam hadis Nabi shollallahu ‘alaihi wasallam dijelaskan bahwa Qodariyah adalah *Majusinya umat ini*. Qodariyah dinamakan Majusi karena kaum Majusi meyakini bahwa ada dua pencipta di dunia ini yaitu pencipta kebaikan dan pencipta keburukan. Pencipta kebaikan adalah cahaya. Sedangkan pencipta keburukan adalah kegelapan.

Qodariyah meyakini bahwa peristiwa yang ada di dunia itu ada dua jenis yaitu peristiwa akibat perbuatan Alloh, maka ini adalah ciptaan Alloh, dan peristiwa akibat perbuatan hamba, maka ini adalah ciptaan hamba, bukan ciptaan Alloh. Dalam akidah Ahlussunnah yang lurus, bahwa Alloh lah yang menciptakan semua perbuatan makhluk-Nya. 

➡️ Pokok-pokok ajaran Qodariyah adalah sebagai berikut :
a.  Orang yang berdosa besar itu bukanlah kafir, dan bukan mukmin, tapi fasik dan orang fasik itu masuk neraka secara kekal. 

b.  Alloh ta’ala tidak menciptakan amal perbuatan manusia. Manusialah yang menciptakannya dan karena itulah maka manusia akan menerima pembalasan baik atas segala amal baiknya. Begitu juga akan menerima balasan buruk atas segala amal perbuatannya yang salah dan dosa, karena itu pula maka Alloh ta’ala berhak disebut adil.

c.  Akal manusia mampu mengetahui mana yang baik dan mana yang buruk, walaupun Alloh ta’ala tidak menurunkan agama. Sebab, katanya segala sesuatu ada yang memiliki sifat yang menyebabkan baik atau buruk.

Menurut para ulama, kelompok Qodariyah telah habis masa penyebarannya. Tetapi kaum Mu’tazilah telah menumbuhkan kembali pemahaman-pemahaman Qodariyah, menjabarkannya, dan berpanjang lebar membahasnya. Oleh karena itu, bisa kita katakan bahwa Mu’tazilah adalah pewaris Qodariyah. Sehingga Mu’tazilah disebut juga Qodariyah. 

============================
*MEDIA LEMBAGA STUDI ISLAM*

Website    : www.elsihasmi.com
Facebook : http://bit.ly/Lembaga_Studi_Islam
Telegram  : https://t.me/lembagastudiislam
Instagram : Instagram.com/elsimedia.id/
YTube        : www.youtube.com/elsimedia

Selasa, 16 Februari 2021

SYI’AH

┏📚🍃━━━━━━━━━┓
    *Kuliah Studi Islam (KSI)*
┗━━━━━━━━━🖊✉️┛
*Paket  : 20*
*Bab      : 14*
*Judul    : SYI’AH*

===📚===

بِسْــــــــــــــــــمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

Syi’ah menurut bahasa bermakna pembela, pengikut seseorang, atau setiap kaum yang berkumpul di atas suatu perkara. Menurut istilah, Syi’ah adalah mereka yang menyatakan bahwa Ali bin Abi Tolib   lebih utama dari seluruh sahabat Nabi dan yang paling berhak menjadi kholifah kaum muslimin setelah Nabi shollallahu ‘alaihi wasallam dan hanya keturunannya yang berhak sebagai pengganti sepeninggal beliau. Syi’ah mulai muncul setelah peristiwa pembunuhan kholifah Usman bin Affan  .

*Syi’ah* merupakan agama yang *melenceng dari ajaran Islam* yang benar. Kesesatan-kesesatan Syi’ah banyak sekali. Adapun pangkal dari semua kesesatan Syi’ah adalah sebagai berikut:

a.  Syi’ah menganggap bahwa al-Qur’an yang ada di tangan kaum Muslimin seluruh dunia pada saat ini sudah mengalami banyak perubahan. Anggapan ini sengaja diadopsi Syi’ah untuk tujuan-tujuan tertentu, di antaranya: memberi keleluasaan kepada mereka merubah banyak ayat al-Qur’an untuk membenarkan agama mereka dengan dalih mengembalikan ayat-ayat tersebut ke bentuk aslinya. Anggapan ini adalah anggapan yang paling menyimpang disebabkan telah menentang ayat al-Qur’an dimana Alloh ta’ala menjamin untuk menjaga al-Qur’an yang asli dan murni sampai hari kiamat. 

b.  Syi’ah telah memfigurkan 12 orang dari keturunan Ali bin Abi Tholib   untuk dijadikan imam-imam yang kedudukannya melebihi para nabi bahkan disifatkan dengan sifat-sifat ketuhanan (seperti mengetahui ilmu gaib), sedangkan para imam tersebut sama sekali tidak beragama Syi’ah tetapi mereka adalah orang-orang Islam sholih yang murni yang berada di jalur Ahlussunnah wal jama’ah. 

c.  Syi’ah telah menolak mayoritas hadis-hadis Rosululloh shollallahu ‘alaihi wasallam yang sohih. Penolakan ini lebih dari cukup untuk memastikan kesesatan mereka.

d.  Syi’ah telah memburuk-burukkan citra dan menghina para Sahabat Nabi shollallahu ‘alaihi wasallam dan istri-istri beliau dengan membuat cerita-cerita palsu yang sangat keji bahkan mengkafirkan dan melaknat mereka atas dasar cerita-cerita tersebut dan atas dasar penerapan penafsiran ayat-ayat yang ditujukan kepada orang-orang kafir, atas para Sahabat. 

e.  Syi’ah telah membuat ritual-ritual karangan mereka sendiri yang tak ada sedikitpun yang bersumber dari al-Qur’an atau hadis serta tidak pernah dilakukan oleh umat Islam, seperti peringatan ratapan pada hari Asyuro.

f.  Syi’ah mempunyai rukun Islam dan rukun iman yang berbeda dengan yang ada pada kaum Muslimin.

============================
*MEDIA LEMBAGA STUDI ISLAM*

Website    : www.elsihasmi.com
Facebook : http://bit.ly/Lembaga_Studi_Islam
Telegram  : https://t.me/lembagastudiislam
Instagram : Instagram.com/elsimedia.id/
YTube        : www.youtube.com/elsimedia

Senin, 15 Februari 2021

Khowarij

┏📚🍃━━━━━━━━━┓
    *Kuliah Studi Islam (KSI)*
┗━━━━━━━━━🖊✉️┛
*Paket  : 20*
*Bab      : 13*
*Judul    : KHOWARIJ*

===📚===

بِسْــــــــــــــــــمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

Khowarij adalah kelompok yang menolak dan keluar dari pemerintahan Ali bin Abi Tholib  . Namun sebenarnya tidak semua yang keluar dari pemerintahan Ali bin Abi Tholib   disebut dengan Khowarij. Seperti kelompok Muawiyah bin Abi Sufyan yang keluar  dari pemerintah Ali bin Abi Tholib karena ingin menuntut balas pembunuh Kholifah Utsman bin Affan. Kemudian dalam perkembangannya Khowarij menjadi kelompok yang memiliki akidah mengkafirkan para pelaku dosa besar. Termasuk di dalamnya adalah mengkafirkan sahabat yang menerima “peristiwa tahkim” antara Ali bin Abi Tholib   dan Muawiyah  .

Sebagian ulama mengatakan bahwa bibit munculnya Khowarij telah muncul di zaman Nabi shollallahu ‘alaihi wasallam , yaitu ketika Dzul Khuwaishiroh memprotes Nabi shollallahu ‘alaihi wasallam ketika membagi ghonimah. Ia mengatakan bahwa Nabi shollallahu ‘alaihi wasallam tidak adil dalam pembagian ghonimah. Akhirnya dia keluar dari barisan kaum muslimin dan kemudian Nabi shollallahu ‘alaihi wasallam mengatakan bahwa akan muncul dari keturunannya sekelompok kaum yang membaca al-Qur’an secara kontinyu, namun tidak melampaui tenggorokan mereka yakni tidak paham hakikat maknanya. Mereka keluar dari batas-batas Islam seperti melesatnya anak panah dari busurnya. Inilah sebenarnya cikal bakal Khowarij yang muncul kemudian di zaman Ali bin Abi Tholib. 

Awal mula kelompok khowarij menyempal dari kaum muslimin adalah ketika mereka berkumpul di daerah Haruro’, Kufah, Irak selatan. Karena mereka menempati daerah Haruro’, maka mereka sering juga disebut dengan Haruriyah.

Khowarij adalah kelompok yang menyimpang dari Ahlus sunnah. Di antara penyimpangan akidah Khowarij adalah sebagai berikut:

a.  Mengkafirkan siapa saja yang berbeda pendapat dengan mereka.

b.  Mengkafirkan para pelaku dosa besar, seperti orang yang berzina, mencuri, membunuh, mengkonsumsi minuman keras, dan lain-lain. Selain  itu mereka meyakini bahwa pelaku dosa besar kekal di dalam Neraka.

c.  Menurut mereka, orang musyrik adalah yang melakukan dosa besar, atau tidak sepaham dengan mereka, atau orang yang sepaham akan tetapi tidak ikut hijrah dan berperang bersama mereka.

d.  Mereka menganggap bahwa hanya daerahnya saja yang disebut dengan darul Islam, dan daerah yang melawan mereka adalah darul harb (negeri yang diperangi). Oleh karena itu, siapa saja yang tinggal di daerah darul harb baik anak-anak maupun wanita boleh dibunuh.

============================
*MEDIA LEMBAGA STUDI ISLAM*

Website    : www.elsihasmi.com
Facebook : http://bit.ly/Lembaga_Studi_Islam
Telegram  : https://t.me/lembagastudiislam
Instagram : Instagram.com/elsimedia.id/
YTube        : www.youtube.com/elsimedia