Rabu, 10 Juli 2013

RIYA (Syirik Kecil)

Bismillah

Assalamualaikum wr wb

Apakah engkau menyadari bahwa hatimu rawan sekali dengan sifat riya'. Sesungguhnya riya' adalah penyakit jiwa yang sering kali mengotori hati. Jika dirimu melakukan shalat, kemudian ingin dipuji orang dan ingin dianggap ahli ibadah, maka itulah riya'. Jika engkau bersedekah kemudian ingin dianggap dermawan, maka itulah lintasan riya'. Pokoknya apa saja yang sesungguhnya bernilai ibadah untuk Allah tetapi engkau cemari niatmu, maka itulah riya'.
Riya' bisa juga diartikan pamer dalam melakukan ibadah. Berpura - pura berbuat baik tetapi di dalam ada niat lain. Allah tidak ingin engkau permainkan dengan ibadahnya yang demikian itu. Karena riya' dianggap sebagai syirik kecil. Sungguh besar dosa orang yang hatinya terbiasa bersifat riya'.

Apakah kamu ingin ibadahmu yang selama ini engkau lakukan kemudian terhapus begitu saja karena terlintas hatimu. Padahal pahala sedekah itu begitu banyak, namun jika kamu sertai dengan riya akan menjadi sia - sia. Terhapus semua amal kebaikan sedekahmu.

" Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kalian menghilangkan (pahala) sedekah kalian dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan si penerima), sebagaimana orang yang menafkahkan hartanya karena riya' kepada manusia dan ia tidak beriman kepada Allah dan hari akhir " QS. Al Baqarah 264
Orang yang shalat tetapi niatnya bercampur aduk antara ingin mendapatkan pahala dari Allah dan ingin mendapatkan pujian, maka shalatnya dapat mencelakakan.
" Maka celakalah bagi orang-orang yang mengerjakan shalat, (yaitu) orang-orang yang lalai dalam shalatnya, orang-orang yang berbuat riya', dan enggan menolong dengan sesuatu yang berguna " QS. Al Ma'un 4-7
Sesungguhnya dosa riya' mendekati dosa syirik. Tidak hanya ayat -ayat Al Quran saja yang memperingatkan manusia terhadap bahaya riya'. Namun hadits Nabi saw pun demikian. Diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Abu Hurairah ra :

" Sesungguhnya manusia yang pertama diadili pada hari kiamat adalah orang yang mati syahid di jalan Allah, maka ia di datangkan dan ditunjukkan beberapa nikmat yang akan diterima lalu ia melihatnya, sambil ditanyakan kepadanya : Apa yang kamu lakukan hingga mendapatkan beberapa nikmat itu? Ia menjawab ; Aku berperan karena Engkau hingga aku mati syahid. Allah berfirman : kamu berdusta, tetapi kamu lakukan yang demikian itu agar dikatakan orang sebagai pahlawan. Kemudian diperintahkan kepada malaikat untuk menyeret mukanya dan dilemparkan ke dalam neraka. (Lalu) seorang yang telah diberi Allah dengan berbagai macam harta benda, maka ia didatangkan dan ditunjukkan beberapa nikmat yang akan diterima lalu melihatnya, sambil ditanyakan kepadanya : Apa yang kamu lakukan hingga mendapatkan beberapa nikmat itu? Aku tidak pernah meninggalkan infaq di jalan yang Engkau sukai melainkan aku berinfaq di dalamnya karena Engkau. Allah berfirman : Kamu berdusta, tetapi kamu lakukan yang demikian itu agar dikatakan orang sebagai dermawan dan ia mengakuinya, kemudian diperintahkan kepada malaikat untuk menyeret mukanya dan dilemparkan ke dalam neraka. (Lalu) seseorang mencari ilmu dan mengajarkan ilmunya atau orang yang membaca Al Quran, maka ia di datangkan dan ditunjukkan beberapa nikmat yang akan diterima lalu ia melihatnya, sambil ditanyakan kepadanya : Apa yang kamu lakukan hingga mendapatkan beberapa nikmat itu? Lalu ia menjawab : Aku mencari ilmu dan mengamalkannya dan aku membaca Al Quran karena Engkau. Allah berfirman : Kamu berdusta, tetapi kamu mengajarkan ilmu itu agar dikatakan orang sebagai orang alim dan anda membaca Al Quran itu agar dikatakan ahli membaca, kemudian diperintahkan kepada malaikat untuk menyeret mukanya dan dilemparkannya ke dalam neraka "
Oleh sebab itu hendaknya engkau berhati-hati dalam menata niat. Amal yang baik tetapi niatnya tidak ikhlas karena Allah, justru mencelakakan dirimu sendiri. Sebagai pegangan dan pesan terakhir tentang riya', berikut ayat Allah yang menerangkan tentang itu.
Firman Allah dalam surat An Nisa' ayat 38 :

" Dan orang-orang yang menginfaqkan harta benda mereka karena riya' (ingin dilihat dan di puji orang) kepada manusia, dan orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan kepada hari akhirat '' QS. An Nisa  38
 " Sesungguhnya orang-orang munafiq itu menipu Allah dan Allah tidak membalas tipuan mereka.Dan apabila mereka berdiri untuk shalat, mereka berdiri dengan malas. Mereka bermaksud riya' di hadapan manusia, dan sedikit sekali mereka menyebut Allah " QS. An Nisa' 142
Wassalam



Sumber : Buku 89 Dosa Besar " Syekh Syamsuddin Adz Dzahabi "

Sabtu, 15 Juni 2013

SYIRIK!

Assalamuallaikum wr wb

Janganlah engkau menganggap benda atau sesuatu itu mempunyai kekuatan magis. Jangan menganggap hal-hal seperti itu dapat memberimu rejeki atau melindungimu. Sebab hal itu termasuk syirik.
Syirik adalah perbuatan yang mana engkau menganggap sesuatu selain Allah itu mempunyai kekuasaan. Orang yang berbuat syirik, baik perbuatan maupun keyakinan, disebut musyrik.
Orang yang mati dalam keadaan musyrik tiada pengampunan dari Allah. Dosanya akan mengantarkan dirinya ke dalam neraka selama-lamanya. Dalam Al Quran banyak ayat - ayat yang menerangkan larangan berbuat demikian.

" Maka barangsiapa yang mengharapkan perjumpaan dengan Tuhannya, hendaklah ia melakukan amal shalih dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadah kepada Tuhannya " QS. Al Kahfi 110

" Dan sembahlah Allah dan janganlah mempersukutukan-Nya dengan sesuatu apapun " QS. An Nisa' 76

" Dan (ingatlah), ketika Kami memberikan tempat kepada Ibrahim di tempat Baitullah (dengan mengatakan) : Janganlah kalian memperserikatkan sesuatu apapun dengan Aku dan sucikanlah rumahKu ini bagi orang-orang yang tawaf, dan orang-orang yang beribadat, orang-orang yang ruku' dan orang-orang yang sujud " QS. Al Hajj 26

" Maka janganlah kalian mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah. Sesungguhnya Allah mengetahui sedangkan kalian tidak mengetahui " QS. An Nahl 74

Di samping ayat-ayat Al Quran, beberapa hadits juga memperingatkan kita agar jangan sekali-sekali berbuat syirik.

" Jauhilah tujuh macam dosa besar yaitu : Mempersekutukan Allah, melakukan sihir, membunuh jiwa yang diharamkan Allah untuk dibunuh kecuali dengan alasan yang benar (haq), memakan harta anak yati, memakan riba, melarikan diri pada hari peperangan dan menuduh zina pada wanita terhormat dan beriman " HR. Bukhari Muslim

Bahkan ketika dalam majlis taklim Rasulullah saw, mengulang-ulang sabdanya kepada para sahabat.

" Maukah kalian aku tunjukkan dosa yang paling besar? Beliau mengulangi hingga tiga kali, lalu kami menjawab, baiklah wahai Rasulullah, beliau bersabda : Mensekutukan Allah, berani kepada ibu bapak, lalu beliau duduk dan bersabda lagi : Ingatlah perkataan dusta dan sumpah palsu. Lalu beliau mengulanginya terus menerus hingga kami berharap agar beliau berhenti atau diam " HR. Bukhari dan Muslim

Apakah kamu tiada takut jika Allah swt mengancammu dengan siksa dan sanksi yang sangat berat apabila dirimu tenggelam dalam kemusyrikan. Sesungguhnya Allah mengancam orang-orang musyrik dengan siksa yang sangat berat. Orang musyrik tidak akan diampuni dosanya. Naudzubillah.

" Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik itu), bagi siapa yang di kehendaki-Nya. Barangsiapa yang mensekutukan Allah, maka sesungguhnya ia telah berbuat dosa yang besar " QS. An Nisa' 48

Bahkan sedikit saja dihatimu terlintas bahwa selain Allah swt mempunyai kekuatan dan kekuasaan yang engkau yakini, maka amal kebaikanmu menjadi sia-sia. Allah menolak amal kebaikan meskipun sebesar gunung dan seluas lautan.

" Dan sesungguhnya kepadamu dan kepada orang-orang sebelum kamu, jika kamu berbuat syirik, niscaya amalmu akan dihapus dan kamu termasuk golongan orang-orang yang merugi " QS. Az Zumar 65

Tidakkah engkau takut terhadap neraka Jahannam. Sebuah tempat yang buruk kelak di hari Kiamat. Tempat orang-orang yang menyekutukan Allah swt deengan sesuatu yang lainnya.

" Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka sungguh Allah akan mengharamkan atasnya surga dan tempat mereka adalah neraka, tidaklah bagi orang-orang dzalim itu seorang penolong pun " QS. Al Maidah 72

Orang musyrik juga dianggap kotor hatinya sehingga dilarang untuk memasuki daerah Masjidil Haram. Sedemikian benci Allah kepada orang yang musyrik.

" Wahai orang-orang beriman, bahwasannya orang-orang syirik itu najis, maka janganlah mereka mendekati Masjidil Haram setelah tahun ini " QS. At Taubah 28

Jelaslah bagimu, betapa mengerikan ancaman Allah kepada orang-orang musyrik. Syirik hendaknya dijauhi dan jangan sekali-kali hatimu terlintas sedikit pun dari sifat itu. Bahkan terhadap orang musyrik, engkau harus menjauhinya agar dirimu tidak ikut larut dlam kebiasaannya.

" Ikutlah terhadap apa yang diwahyukan kepadamu dari Tuhanmu ; tidak ada Tuhan yang patut disembah kecuali Dia ; dan berpaling dari orang-orang syirik " QS. Al An' am 106

Tidaklah juga engkau takut jika engkau tidak mendapatkan syafaat dari Nabi Muhammad saw kelak di akhir jaman. Sebab orang-orang musyrik tidak akan mendapatkan keselamatan dari nabi Allah.

" Tidaklah sepatutnya bagi Nabi dan orang-orang yang beriman memohonkan ampun (kepada Allah) bagi orang-orang syirik, walaupun orang-orang syirik itu adalah kaum kerabat (nya), sesudah jelas bagi mereka, sesungguhnya orang-orang syirik itu adalah penduduk neraka jahim " QS. At Taubah 113

Adapun orang-orang yang tergolong syirik itu banyak sekali tanda-tanda atau ciri-cirinya, misalnya menganggap ada Tuhan selain Allah dan menyembahnya, serta dijadikannya selain Allah itu sebagai tujuan hidupnya, meyakini dengan ikrar yang mantap bahwa Allah itu beranak dan diperanakkan serta Allah itu mempunyai istri, percaya dan yakin dengan ucapan para ahli nujum, juru bade, dukun dan sebagainya, yang jelas dan nyata bahwa orang-orang syirik itu meninggalkan aliran yang menurut hawa nafsu mereka dan mereka enggan untuk menunaikan zakat serta tidak percaya akan kehidupan akherat nanti.

Seperti dalam firman :
" Dan janganlah kalian termasuk golongan orang-orang yang mempersekutukan Allah, (yaitu) orang-orang yang memecah belah agama mereka dan mereka menjadi beberapa golongan. Tiap-tiap golongan meresa bangga dengan apa yang ada pada golongan mereka " QS. Ar Ruum 31-32

" Dan celakalah bagi orang-orang yang syirik (musyrik), (yaitu) orang-orang yang tidak menunaikan zakat dan mereka kafir akan adanya (kehidupan) akhirat " QS. Fushshilat 6-7

Wassalam



Sumber : Buku 89 Dosa Besar " Syekh Syamsuddin Adz Dzahabi "




Jumat, 14 Juni 2013

Hanya kata - kata


" Begitu banyak air hujan yang jatuh ke bumi...
begitu banyak dedaunan yang berguguran dan begitu banyak sel-sel yang terdapat di dalam tubuhku...
dan sebanyak itulah syukurku pada Tuhan karena aku punya kamu "

" Gak selamanya matahari itu bisa bersinar, gak selamanya juga air bisa mengalir dan gak selamanya udara jadi penyejuk yang baik, juga gak selamanya wanita atau pria bisa jadi pendamping yang sempurna...
tapi aku bisa "

" Janganlah kau berbohong jika kau mencinta...
jangan pernah mencinta jika kau berbohong. Janganlah kau mencintai kebohongan, karena cinta tak bisa dibohongi dan jangan membohongi cinta karena cinta tak butuh kebohongan... "

Gw gak berharap lo perhatiin, lo ngertiin dan jadi orang penting atau berarti dalam hidup lo... Gw cuma berharap kalo suatu saat lo denger nama gw disebut lo bakal senyum dan bilang " dia sahabat gw "

" Manusia gak bisa hidup tanpa air, tanpa matahari dan tanpa udara...
motor gak akan bisa jalan tanpa bahan bakar, pulpen pun gak akan bisa berfungsi tanpa tinta di dalamnya...
seperti itulah cintaku yang gak akan berarti tanpa kamu... "

" Jangan pernah beranggapan kita masih merasa tidak dapat hidup tanpa orang yang kita sayangi atau anggaplah bagi kita itu pacar, Allah saja menciptakan mahkluk-Nya sesempurna itu yang membuat kita jatuh hati, tapi ketahuilah bahwa penciptanya (Allah) lebih sempurna dari apa yang pernah kita lihat sebelumnya...
So.... Berikan cintamu 5% saja bagi sesama manusia dan selebihnya berikan cintamu hanya untuk Allah SWT saja.. Niscaya kamu tidak akan pernah merasa kecewa jika mencintai-Nya "

Cukup sekian dan terima kasih :p


Ikhlas menerima Takdir

Bismillah

Assalamuallaikum

Ingat dalam ceramah Aa Gym bahwa hidup harus Ikhlas, dan Imam Ghazali juga mengatakan bahwa perkara Ikhlas itu perkara yang sulit...
Memang sulit kalau kita tidak mengenal Allah... Mempelajari Tauhid adalah yang terpenting untuk mengenal Allah SWT....

Aku akan mengingatkan sedikit kata - kata dari seorang ulama besar yaitu KH Abdullah Gymnastiar atau yang sering kita sebut Aa Gym. Di dalam ceramahnya Aa Gym mengilustrasikan bagaimana kita Ikhlas menerima Takdir kehidupan ini....

Aa Gym ilustrasikan dengan Bubur Ayam. Sebagaimana kita sering mendengar kata - kata nasi sudah jadi bubur.... Begitu juga musibah yang menimpa kita sebagai umat Nabi Muhammad SAW yang sering kita banyak mengeluh ketika ditimpa musibah...
Ketahuilah bahwa musibah yang datang dari Allah dan atas izin-Nya itu merupakan pembelajaran buat kita semua dalam proses meningkatkan Iman dan keTakwa-an... Takwa itu sesuatu yang tidak bisa terfikirkan oleh akal... Dengan Takwa rasulullah bisa Isra,, berodalkan Takwa seorang Kyai bisa dakwah sampai keliling dunia,,,, maka dari itu Takwa itu sangat Subhanallah dan tidak mudah menjadi orang ber-Takwa..
Dan untuk menjadi ber-Takwa tentu kita harus mengenal siapa Tuhan kita atau Allah SWT... Selama kita tidak mengenal siapa Tuhan kita, selama itulah kita belum bisa disebut orang ber-Takwa...
Orang yang sudah mengenal Allah pasti hatinya bersih dan orang beriman itu pasti sabar jika ditimpa musibah karena tahu bahwa nabi bersabda
“Tak ada sesuatu pun yang menimpa seorang muslim berupa kelelahan, kesusahan, kesakitan, penganiayaan dan hal-hal yang dibenci, sehingga duri yang menyakitinya, kecuali Allah akan memberi ampunan terhadap dosa-dosanya oleh sebab hal-hal tersebut”( Hadits riwayat Bukhari).

“Musibah demi musibah masih tetap menimpa orang mukmin lelaki dan orang mukmin wanita, sampai ketika ia menjumpai Allah dalam keadaan bersih dari dosa”( Hadits riwayat Turmudzi).

“Rasulullah SAW ditanya : ‘Siapakah orang yang lebih berat cobaannya?’ Rasulullah menjawab : ‘Para Nabi, kemudian orang-orang yang utama dan seterusnya; seseorang yang diuji menurut kadar agamanya. Apabila agamanya kuat, maka cobaannya keras; dan apabila agamanya tipis maka ia maka dicoba sesuai dengan kadar agamanya. Cobaan terus menimpa seorang hamba sampai dirinya bersih dari dosa”( Hadits riwayat Turmudzi, Ibnu Majjah dan Imam Ahmad).

 “Barangsiapa yang dikehendaki baik oleh Allah maka Allah akan menimpakan musibah kepadanya”( Hadits riwayat Bukhari).

“Sesungguhnya Allah SWT telah berfirman : Apabila Aku menguji seorang hamba-Ku dengan kedua matanya (buta), kemudian ia berlaku sabar, maka akan Kugantikan dengan surga”( Hadits riwayat Bukhari). 

Jadi intinya jika kita Ikhlas menerima musibah itu berarti penghapus dosa, ingat yah jangan mengeluh. kalau mengeluh sayang dosa tidak terhapus dan tidak mendapatkan pahala....

Oke, sekarang apa yang diilustrasikan Aa Gym tentang bubur ayam?
Jadi, nasi menjadi bubur harus ikhlas, tapi cari ayam, cakwe, seledri, kedelai, kerupuk, ati ampela maka jadilah bubur ayam spesial. Tapi bubur tersebut tidak akan jadi spesial kalau di awalnya kita tidak ikhlas....

Jadi maksud dari kata - kata di atas ialah, jika kita tertimpa musibah maka kita jangan diam saja tapi kita harus bergerak ke takdir yang lain... Jadi intinya hidup harus tetap bergerak dan jangan diam di tempat, karena yang namanya diam di tempat ya enggak kemana - mana :)

Hanya segini saja yang bisa saya sampaikan, selanjutnya terserah anda... :)
Terima Kasih

Sedikit kata kiasan....
" Disaat cobaan dan ujian terus datang, janganlah kau ragu pada-Nya...
" Disaat kebimbangan singgah dalam hatimu, janganlah kau berhenti berdoa dan berharap pada-Nya...
" ... Karena itulah tanda cinta-Nya padamu.... Bukankah cinta butuh pembuktian???
Itulah pembuktian seberapa pantas kamu disebut sebagai " hamba "


Wassalam