# TIDAK ASAL-ASALAN MENGKLAIM “INI OBATNYA” ATAU “INI TERAPINYA” #
.
Agama Islam mengajarkan agar kita ilmiah dan kritis, sesuatu teori dan praktek itu berdasarkan bukti atau dalil, bukan sekedar klaim semata, apalagi klaim sepihak saja
.
Kita contohkan dalam dunia medis. Seorang tenaga medis atau dokter tidak boleh mengklaim “ini adalah obatnya” atau “ini adalah terapinya” atau “ini metode makan atau diet untuk ini”.
.
Sebelum mengklaim perlu dilakukan uji dahulu dan lihat dahulu atau direview oleh pakar dan ahli yang lainnya, bukan hanya klaim sepihak dari satu sisi saja. Inilah ilmu EBM (Evident Based Medicine atau terapi berdasarkan bukti) yang konsepnya ditemukan oleh Ar-Razi
.
Apabila semua orang bisa mengklaim “ini obatnya” tentu tidak bisa dijamin kebenarannya. Dalam dunia medis, ketika ia mengklaim “ini obatnya” ia harus membuktikan teorinya kepada teman-teman sesama dokter yang berkompeten menilai terapinya tersebut. Para ahli akan menilai terapi yang diklaim tersebut, baik dari caranya, metode penelitiannya dan dampak sekarang dan masa akan datang
.
Hal ini mengingatkan saya kepada beberapa ajaran dan hukum Islam, yang bisa menilai sesama ustadz adalah para ustadz dan yang bisa menilai sesama dokter adalah dokter, bukan masyarakat awam.
.
SIMAK SELENGKAPNYA & KLIK VIDEONYA:
https://youtu.be/rVBPqKds1P0
.
Pemateri: dr. Raehanul Bahraen, M.Sc, Sp.PK (Alumni ma'had Al-Ilmi Yogyakarta)
.
Simak video singkat 1-3 menit @raehanul_bahraen
.
Silahkan Subscribe juga CHANNEL OFFICIAL YOUTUBE kami:
http://www.youtube.com/c/RaehanulBahraen
.
Jazakumullahu khaira
#Video
#kajian
#dakwah
#Islam
#Videogram
#Instavideo
#Sehat
#kajianislam
#terapi
#klaimsehat
#obat
#dosis