Rabu, 22 April 2020

Qanaah

┏πŸ“šπŸƒ━━━━━━━━━┓
    *Kuliah Studi Islam (KSI)*
┗━━━━━━━━━πŸ–Š✉️┛
*Paket  : 10*
*Bab      : 15*
*Judul    : QONA’AH*

===πŸ“š===

Ψ¨ِΨ³ْΩ€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω…ِ Ψ§Ω„Ω„ّٰΩ‡ِ Ψ§Ω„Ψ±َّΨ­ْΩ…ٰΩ†ِ Ψ§Ω„Ψ±َّΨ­ِيْΩ…ِ

Qona’ah adalah merasa rela dan cukup dengan pembagian rezeki yang Alloh    berikan. Seseorang bisa disebut bersifat qonaah apabila memiliki pendirian dengan apa yang telah diperoleh atau bersyukur atas yang ada pada dirinya karena semua adalah kehendak Alloh ta'ala.

Hadis yang mulia menunjukkan besarnya keutamaan seorang muslim yang memiliki sifat qona’ah, karena dengan itu semua dia akan meraih kebaikan dan keutamaan di dunia dan akhirat, meskipun harta yang dimilikinya sedikit. Rosululloh shollallohu 'alaihi wasallam bersabda: _“Sungguh sangat beruntung seorang yang masuk islam, kemudian mendapatkan rezeki yang secukupnya dan Alloh menganugrahkan kepadanya sifat qona’ah (merasa cukup dan puas) dengan rezeki yang Alloh berikan kepadanya.”_ *(HR. Muslim)*

Meskipun menerima atas apa yang diberikan kepada dirinya, orang yang memiliki sikap qona’ah menuntut adanya ikhtiar atau usaha maksimal untuk menjadi yang terbaik.

Seorang muslim bisa saja menjadi kaya dengan memiliki harta berlimpah. Namun bukan untuk menumpuk kekayaannya tersebut. Tetapi kekayaan yang dimilikinya di dunia dibatasi dengan rambu-rambu yang telah Alloh dan Rosul-Nya tetapkan. Dari mulai dari mana dia mendapatkan, untuk apa harta tersebut dia pergunakan dan semisalnya. 

Sifat qona’ah adalah salah satu ciri yang menunjukkan kesempurnaan iman, karena sifat ini menunjukkan keridhoan orang yang memilikinya terhadap segala ketentuan dan takdir Alloh, termasuk dalam hal pembagian rezeki. Rosululloh Rosululloh shollallohu 'alaihi wasallam bersabda, _“Akan merasakan lezatnya iman, bagi orang yang ridho kepada Alloh ta’ala sebagai Robb-nya dan Islam sebagai agamanya serta Nabi Muhammad Rosululloh shollallohu 'alaihi wasallam sebagai Rosulnya.”_ *(HR. Muslim)*

Di antara manfaat sifat qona’ah, adalah; Menjadi orang yang beruntung, menjauhkan diri dari hasad (iri, cemburu pada nikmat orang lain), mendapatkan dunia seluruhnya dan mudah bersyukur.

Rosululloh Rosululloh shollallohu 'alaihi wasallam besabda: _“Barangsiapa di antara kalian mendapatkan rasa aman di rumahnya (pada diri, keluarga dan masyarakatnya), diberikan kesehatan badan, dan memiliki makanan pokok pada hari itu di rumahnya, maka seakan-akan dunia telah terkumpul pada dirinya.”_ *(HR. Tirmizi)*

Rosululloh Rosululloh shollallohu 'alaihi wasallam besabda: _“Pandanglah orang yang berada di bawahmu (dalam masalah harta dan dunia) dan janganlah engkau pandang orang yang berada di atasmu (dalam masalah ini). Dengan demikian, hal itu akan membuatmu tidak meremehkan nikmat Alloh padamu.”_ *(HR. Muslim)*

*MEDIA LEMBAGA STUDI ISLAM*

Web : www.elsihasmi.com
WA   : http://wa.me/6282122669373
https://www.youtube.com/c/LembagaStudiIslam

πŸ”Š *Lembaga Studi Islam (eLSI)* πŸ”Š