Jumat, 18 Oktober 2019

SHOLAT QOSHOR DAN JAMAK

┏📚🍃━━━━━━━━━┓
    *Kuliah Studi Islam (KSI)*
┗━━━━━━━━━🖊✉️┛
*Paket   : 04*
*Bab      : 16*
*Judul    : SHOLAT QOSHOR DAN JAMAK*

===📚===

بسْــــــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

_Assalamu’alaikum Warohmatulloh Wabarokatuh._

*Sholat Qoshor* adalah meringkas sholat yang empat rokaat menjadi dua rokaat. Yaitu sholat Zuhur, Ashar dan Isya. Sedangkan Maghrib dan Shubuh tak boleh diqoshor.

Hukum asal diperbolehkannya qoshor adalah *karena safar (perjalanan)*. Sehingga apabila ia safar walaupun tidak menemukan kesulitan tetap diperbolehkan qoshor.


*Syarat mengqoshor sholat:*

1. Safarnya *bukan di jalan maksiat*.

2. *Berniat* akan mengqoshor sholat.

3. Jarak tempuh minimal *80 kilometer*.

4. *Tidak bermakmum* di belakang imam yang tidak mengqoshor sholat.

Seorang musafir mengqoshor sholatnya *sejak meninggalkan kampung halamannya* dan terus berlangsung selama dalam perjalanan sampai kembali ke kampungnya lagi.

*Sholat jamak* adalah mengumpulkan dua sholat wajib dalam satu waktu. Sholat *yang diperbolehkan dijamak* adalah sholat Zuhur dengan Ashar atau Sholat Maghrib dengan Isya.

Sholat jamak *terbagi dua*, yaitu: jamak taqdim dan jamak takhir. *_Jamak taqdim_* adalah menjamak sholat Zuhur dengan Ashar di waktu Zuhur atau menjamak sholat Maghrib dengan Isya di waktu Maghrib. Sedangkan *_jamak takhir_* adalah menjamak sholat Zuhur dengan Ashar di waktu Ashar atau menjamak sholat Maghrib dengan Isya di waktu Isya.

Termasuk *syarat dilakukannya sholat jamak* adalah tidak boleh ada jeda waktu lama yang memisahkan antara keduanya, sehingga sholat jamak harus dikerjakan secara berturut-turut. Jika seandainya ada orang yang sesudah sholat Maghrib mengerjakan sholat sunnah ba’diyah maghrib, maka *tidak boleh menjamak dengan sholat Isya*, karena dia telah memisahkan antara sholat Maghrib dan Isya dengan sholat sunnah ba’diyah Maghrib.

Hukum asal diperbolehkannya menjamak adalah adanya *kesulitan melaksanakan sholat wajib dalam keadaan normal*. Di antara contoh kondisi-kondisi sulit yang diperbolehkannya seseorang menjamak sholat, yaitu:

1. _Safar (bepergian)_.

2. _Hujan lebat_. 

3. _Takut akan jiwa dan hartanya_. Seperti perang, binatang buas, begal dan sebagainya.

4. _Kondisi darurat_, seperti seorang dokter yang menangani operasi yang tidak bisa ditinggalkan.

5. _Sakit_ yang menyulitkan jika tidak menjamak sholat.

============================
🌐 *MEDIA LEMBAGA STUDI ISLAM*

Web : www.elsihasmi.com
WA   : wa.me/6282122669373
YTB  : Lembaga Studi Islam

🔊 *Lembaga Studi Islam (eLSI)* 🔊