┏📚🍃━━━━━━━━━┓
*Kuliah Studi Islam (KSI)*
┗━━━━━━━━━🖊✉️┛
*Paket : 04*
*Bab : 23*
*Judul : TAWASUL DAN ISTIGHOSAH*
===📚===
بسْــــــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
_Assalamu’alaikum Warohmatulloh Wabarokatuh._
Tawasul adalah *mendekatkan diri atau memohon kepada Alloh SWT* melalui wasilah (perantara).
➡️ *Pembagian tawasul:*
*1. Tawasul yang dianjurkan.*
a. _*Dengan nama-nama dan sifat-sifat Alloh*_. Yaitu seseorang memulai tawasul dengan menyebut, mengagungkan, memuji, mensucikan, terhadap Zat-Nya Yang Maha Tinggi, kemudian berdoa.
b. _*Dengan amal sholih*_. Yaitu seseorang memulai tawasul dengan menyebut amal-amal sholih yang telah ia kerjakan. Seperti kisah tiga pemuda yang terjebak di dalam gua.
c. _*Dengan meminta kepada orang sholih yang masih hidup*_ agar mendoakannya.
*2. Tawasul yang dilarang*. Yaitu bertawasul dengan sesuatu yang tidak ada tuntunannya dalam al-Qur’an dan sunnah, namun tidak mengandung unsur kesyirikan. Seperti bertawasul dengan hak dan kedudukan para Nabi, contoh: tawasul seseorang yang mengucapkan “Ya Alloh, aku memohon kepada-Mu dengan hak dan kedudukan para Nabi.”
*3. Tawasul syirik*. Yaitu bertawasul dengan memohon kepada makhluk Alloh. Contoh, meminta kepada penghuni kubur. Walaupun pelakunya menamakan praktek ini dengan tawasul, namun sebenarnya perbuatan syirik.
*Istigosah adalah memohon dengan tingkat permohonan yang sangat mendesak*, ingin dikabulkan agar hajatnya terpenuhi dan terhindar dari sesuatu yang sangat membahayakan atau malapetaka.
Hanya Alloh SWT saja yang mampu mengabulkan doa ketika seseorang dalam kesulitan lalu ia beristigosah kepada-Nya.
➡️ *Istigosah kepada makhluk ada dua jenis:*
*1. Istigosah kepada makhluk dalam urusan yang ia tidak mampu mengabulkannya kecuali hanya Alloh SWT*. Istigosah ini adalah kesyirikan karena telah memalingkan hak Allah kepada selain-Nya.
*2. Istigosah kepada makhluk dalam perkara yang ia mampu mengabulkannya*. Istigosah ini diperbolehkan dan bukan termasuk perbuatan syirik. Seperti, kisah Bani Israil yang meminta pertolongan kepada Nabi Musa AS untuk melindungi mereka dari kezoliman orang-orang Fir’aun.
Saat ini sebagian masyarakat banyak yang mengadakan acara istigosah yang tidak sesuai sunnah, mereka melakukannya secara berjamaah atau biasa disebut dengan istigosah kubro. Dalam acara tersebut mereka berduyun-duyun dan berkumpul di sebuah lapangan luas lalu bersama-sama membaca zikir-zikir dan doa istigosah.
============================
🌐 *MEDIA LEMBAGA STUDI ISLAM*
Web : www.elsihasmi.com
WA : wa.me/6282122669373
YTB : Lembaga Studi Islam
🔊 *Lembaga Studi Islam (eLSI)* 🔊