┏📚🍃━━━━━━━━━┓
*Kuliah Studi Islam (KSI)*
┗━━━━━━━━━🖊✉️┛
*Paket : 13*
*Bab : 14*
*Judul : SHOHIH, HASAN, DAN DHO’IF*
===📚===
بِسْــــــــــــــــــمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
Ditinjau dari segi kuat dan lemahnya hadis, maka hadis terbagi menjadi 3 tingkatan: Hadis Shohih, Hadis Hasan, Hadis Dho’if
*Hadis shohih* adalah hadis yang sanadanya bersambung melalui riwayat perawi yang tsiqoh (terpercaya) lagi dhobit (valid) dari perawi yang semisalnya hingga akhir sanad tanpa ada syadz (penyelisihan dari yang lebih tsiqoh) dan ‘illat (cacat).
Berdasarkan definisi di atas maka suatu hadis dikategorikan sebagai hadis shohih jika memenuhi syarat-syarat sebagai berikut:
a. Sanadnya bersambung, yaitu setiap perawi mengambil hadis secara langung dari orang di atasnya, dari awal sanad hingga akhir sanad.
b. Adilnya para perawi, yaitu seorang perawi harus muslim, baligh, berakal, tidak fasik, dan tidak buruk tingkah lakunya.
c. Dhobit-nya para perawi, yaitu setiap perawi harus sempurna daya ingatnya, baik ingatan dalam bentuk hafalan maupun tulisan.
d. Tidak ada syadz, yaitu tidak menyelisihi dengan hadis yang diriwayatkan oleh orang yang lebih tsiqoh dibandingkan dirinya.
e. Tidak ada ‘illat (cacat), yaitu penyebab samar lagi tersembunyi yang bisa mencemari keshohihan sebuah hadis, meski zhohir kelihatannya terbebas dari ‘illat. Hal ini hanya diketahui oleh para ulama ahli hadis yang mendalam ilmunya.
*Hadis hasan* adalah hadis yang tidak memenuhi kriteria hadis shohih, yaitu ke-dhobit-an perawinya di bawah standar ke-dhobit-an perawi hadis shohih. Dengan demikian, hadis hasan adalah hadis yang sanadnya bersambung,
Seluruh ulama ahli fikih, ahli hadis, dan ahli ushul fikih menjadikan hadis hasan sebagai hujjah dan mengamalkannya.
*Hadis dho’if* adalah hadis yang tidak memenuhi persyaratan hadis sohih dan hasan. Hadis ini tertolak dan tidak bisa dijadikan landasan hukum dalam Islam. Hadis dho’if memiliki banyak jenis dan memiliki istilah khusus. Akan tetapi, secara umum disebut dengan hadis dho’if.
Penyebab tertolaknya sebuah hadis sangat banyak, namun dapat dikategorikan dua sebab pokok:
a. Sanadnya gugur, yaitu terputusnya rangkaian sanad dengan gugurnya seorang perawi atau lebih secara sengaja.
b. Perawinya cacat, yaitu cacatnya seorang perawi dari sisi buruknya perkataan, tidak memiliki sifat ‘adalah (muslim, baligh, berakal, tidak fasik, dan tidak buruk tingkah lakunya), lemah keagamaannya, lemah hafalan, dan kecerdasannya.
============================
*MEDIA LEMBAGA STUDI ISLAM*
Website : www.elsihasmi.com
Facebook : http://bit.ly/Lembaga_Studi_Islam
Telegram : https://t.me/lembagastudiislam
Instagram : Instagram.com/studiislam_elsi/
YTube : www.youtube.com/c/LembagaStudiIslam