Bismillah
Jika ditanyakan kepadamu: "Bagaimanakah kamu beriman kepada para Nabi?". Maka jawablah "Bahwa Nabi yang pertama adalam Adam, namanya As-Syarif dengan sebutan Abul Basyar dan samarannya Shafiyullah. Sesudah Nabi Muhammad SAW sudah tidak ada lagi Nabi lagi"
Para Nabi menyampaikan berita gharib, seperti hari kiamat dan ikhwqalnya, pembangkitan manusia dari kuburnya, pengumpulan manusia di Mahsyar untuk dihisab, adanya syafa'at, timbangan amal, surga, neraka dan lainnya.
Mereka memberikan nasehat dengan benar, tidak pernah menipu kaumnya dari apa yang diberitakan dan didakwahkan. Mereka menyampaikan hukum-hukum Allahkepada para umatnya karena mereka diperintahkan untuk menyampaikannya. Mereka memerintahkan ketaatan kepada Allah 'Azza wa Jalla dan melarang kemaksiatan.
Para Rasul adalah manusia-manusia yang dipercaya oleh Allah untuk menyampaikan wahyuNya, yaitu pengetahuan yang datangnya dari Allah untuk para Nabi-Nya sesuai yang dikehendaki, dengan perantara kitab atau mengutus malaikat melalui mimpi dalam tidur atau dengan ilham tanpa perantaraan. Seperti yang terjadi pada diri Nabi Muhammad SAW di malam Isra' tentang perintah shalat fardlu lima waktu yang diterima secara langsung dari Allah tanpa perantara.
Mereka juga terjaga dari dosa besar baik lahir maupun bathinnya, bahkan terjaga dari perkara terlarang sekalipun secara makruh sejak masa kecilnya.