Kamis, 02 Agustus 2018

Kecintaan kepada Allah swt

Bismillah

Sesungguhnya manusia itu membutuhkan Allah dan Allah sedikitpun tdk butuh manusia . Seluruh amal manusia ( baik itu amal sholeh ataupun amal tholeh) akan kembali pada dirinya . Alah menciptakan manusia bukanlah main main , akan tetapi untuk satu tujuan utama ( tdk ada tujuan lain ) yaitu hanya untuk beribadah kpd Sang Penciptanya yaitu Allah Azza Wajalla saja tanpa mempersekutukanNya sedikitpun .

Dimana Alah memberikan perintah ,maka pada saat itu pula Allah memberikan sarana dan prasarananya . Manusia di perintah untuk hanya beribadah kepadaNya saja , maka sarana dan prasarana yg Allah berikan untuk menunjang hal itu yaitu : Alah turunkan Al Kitab , Allah utus para Nabi dan Rosul dan Allah tundukkan dunia dg seluruh isinya ini dg satu tujuan agar manusia itu dpt beribadah dg baik pd TuhanNya .

Wujud dari Rokhman dan RokhimNya Allah manusia di dunia ini berjalan menuju Allah . Manusia tdk perlu susah susah membuat jalan sendiri dan rambu rambu sendiri ( untuk menerangkan jalan tsb ) . Sesungguhnya jalan menuju Allah itu telah ada dan hanya satu serta ramu rambu penunjuk jalan tersebut juga telah jelas , yang mau tak mau manusia harus mengikutinya jika ingin perjalanannnya itu sampai

Allah Ta'ala berfirman:
"Dan barang siapa yang menyerahkan dirinya kepada Allah, sedang dia orang yang berbuat kebaikan, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang kokoh. Dan hanya kepada Allahlah kesudahan segala urusan." (QS Luqman: 22)

Disamping itu Allah Azza wajalla telah memberikan satu peringatan jauh jauh sebelumnya bahwa orang yg melalui jalan tersebut akan mengalami banyak hambatan dan rintangan lewat kitab kitabNya dan lesan para Nabi dan RosulNya , tingal manusia itu mau apa tidak . manusia di berikan kebebasan karena dibekali akal fikiran dan nafsu . Akan tetapi karena kebodohan manusia , merasa sok pandai maka manusia malah membuat jalan sendiri dan rambu rambu sendiri sehinga menyebabkan manusia itu bingung sendiri karena banyaknya jalan . bukanya manusia itu sampai kepada Tuhannya malah semakin menjauh karena jalan yg ia buat sendiri itu .

Barang siapa yang taat kepada Allah dan Rasul, maka mereka bersama orang-orang yang diberi nikmat oleh Allah dari golongan para Nabi, para Shiddiqin, syuhada dan shalihin. Dan mereka yang sebaik-baik kawan. (QS. An-Nisa: 69)

Ada manusia- manusia yg jika diingatkan untuk kembali pd jalan yg benar ia mau dan ada juga yg merasa sombong sehingga dia semakin jauh dan semakin jauh .Jalan yg menghantarkan seorang manusia menuju TuhanNya hanyalah Islam . Sedangkan rambu rambu penerang jalan tsb hanya Al Qur'an dan As Sunah serta ijma' ulama' islam . Tugas para Nabi dan Rosul serta para da'i hanyalah menyeru manusia untuk mengikuti jalan tsb ( dg syarat mau menundukkan akal dan nafsunya di atas syareat ) . Akan tetapi manakala seorang yg mengikuti jalan tsb akan tetapi akal dan nafsunya mengalahkan syareat , maka jalannya pun akan melenceng dari rel yg telah di tetapkan syareat . Oleh karena itu seluruh Amal sholeh manusia dg tujuan untuk mendekatkan dirinya kepada Allah maka kecintaan adalah faktor terpenting sebagaimana jasad tanpa kepala . tubuh manusia tanpa kepala hanyalah seonggok bangkai yg tak bermanfaat

Oleh karena itu pentingnya satu kecintaankepada Allah adalahfaktor penting . Di samping itu di sana juga masih ada dua foktor lain yaitu Al Khouf artinya takut jika seluruh amal yg dia kerjakan itu dg susah payah di dunia ini tdk di catat sebagai amal sholeh ( walaupun amal yg telah ia kerjakan itu banyak sekali ) . Di samping khouf juga harus ada sifat Roja' artinya berharap akan amal nya itu dapat mendekatkan dirinya itu dengan Allah , di catat sbg amal sholeh , dpt memberatkan timbangan amalnya besok di hari kiamat dan berharap akan balasan yg lebih baik yaitu Jannah dan RidhoNya serta berharap agar di jauhkan dari siksa neraka .
Al khouf ini yg membedakan seorang beriman dg orang munafik tulen Orang munafik merasa bahwa seluruh amalnya itu pasti di terima oleh Allah .

Dan sebagai penutup
Jika kita masuk Jannah dan selamat dari siksa neraka itu semua bukanlah karena semata mata atas amal kita , akan tetapi itu semua atas Rokhmat dan Fadhal dari Allah saja buat orang tsb .Jadi seluruh amal sholeh yg telah kita kerjakan itu semata mata Rokhmat dan karunia Allah ( sehingga kita tidak membangga banggakan amal kita di hadapan manusia lain ) .