Fasiq itu asalnya menyimpang dari aturan Allah, mahluk fasiq
pertama kali itu Iblis QS ke 18 (Al Kahfi) ayat ke 50 (Posisi paling kanan di
Pertengahan).
Wa id kulnaa lilmalaaikatiszudu li adama fasazuduu ilaa
iblis kaana minal jinni FAFASAQO an amri robihi..
Fasoq, dan ketika Kami katakan kepada Malaikat, sujud kalian
semua kepada Adam sebagai penghormatan (ini perintah Saya) semua sujud kecuali
Iblis.
Asalnya Iblis itu Jin yang sangat taat, cuman karena sombong
dia ga mau sujud.
Eu… Saya mau tanya sebentar, kalau di akherat ukurannya
sehari berapa lama di dunia? 1.000 tahun.
Jadi artinya kalau beribadah sehari saja di akherat, di
dunia itu seribu tahun. Kalau Iblis ini asalnya ibadah kepada Allah satu hari
saja itu ukuran seribu tahun kita tapi karena dia sombong dia terusir dari
segala kenikmatan, keluar dari Surga dilaknat dan Neraka Jahannam tidak akan
pernah keluar di dalamnya.
Jadi sombong kecil saja, menggugurkan amalan yang banyak
maka bagaimana manusia yang engga hidup seribu tahun? Antum pernah shalat satu
minggu saja ga berhenti – berhenti? Tahajudnya, jamaah di masjidnya? Iblis saja
yang begitu bisa terlaknat apalagi manusia yang sekecil kemudian mau sombong? Hati
– hati. Hati – hati itu ya…
Kaya sombong, kedudukan sombong, punya ilmu sedikit sombong,
beramal sedikit sombong, hati – hati itu meruntuhkan semua amalan.
Poinnya adalah, fafasaqo. Ketika dia bersikap sombong itu
keluar aturan pekerjaan di sebut fasaq orangnya fasiq. Nah orang yang keluar
dari aturan di sebut fasiq QS ke 2 (Al Baqarah) ayat ke 26 (Posisi paling kanan
sebelah bawah) ini kalimat fasiq pertama di Qur’an.
Wa maa yudhillu bihi illal fasiqin
(dan ada orang – orang yang tidak mau ambil petunjuk Allah yaitu
orang fasiq).
Jadi ga semua orang bisa berbuat fasiq, ga semua. Awas hati –
hati orang fasiq itu adalah orang yang tidak mau ambil petunjuk Allah.
Manusia memang punya potensi berbuat salah karena ada nafsu
dalam dirinya. QS ke 12 (Yusuf) ayat 53 (Posisi paling kiri sebelah atas)
Wa maa u barri unafsii (saya tidak bisa menyebut diri saya
suci), inna nafsa laamaa ro tum bissuu (karena ada nafsu sedangkan nafsu
membawa kepada keburukan)
Tapi ingat, Allah pun berikan petunjuk supaya nafsu ini tak
diikuti. Coba silahkan cek…
Ini ada jahe ni, adzan berkumandang “allahu akbar
allahuakbar” gitu kan? Toyib, kemudian ada olah raga di luar misalnya,,, anda
kan punya pilihan? Nafsu anda mengatakan : minum jahe olah raga dulu, tapi
bukan kah hati kecil anda mengatakan : hey shalat dulu, shalat lebih penting.
Pernah ada getaran gitu?
Nah kalau anda ikuti petunjuk Allah ini, anda akan terhindar
dari sifat fasiq, tapi kalau anda ikuti nafsu anda itu yang menjerumuskan dalam
kefasiqan. Saking sayangnya Allah, orang fasiq pun diberi pintu untuk kembali,
supaya kembali kepada Allah dalam kebaikan. Namanya Taubat. Itu keadilan Allah
subahanahu wa ta’ala
Sumber : Cuplikan Video